Jakarta, (04/11) - Ditargetkan selesai pada April 2018, Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIB mulai dari Kedung Badak hingga Simpang Yasmin sepanjang 2,65 km terus meningkatkan ritme konstruksi. Tercatat hingga saat ini, progres konstruksi sebesar 70% dengan pembebasan lahan telah mencapai lebih dari 95%. Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun, dalam tinjauannya menyatakan bahwa dengan capaian ini, BORR diharapkan dapat selesai tepat waktu, terlepas dari kendala-kendala yang ada. "Tentunya ada kendala-kendala di lapangan, baik saat pembebasan lahan, dan juga konstruksi, namun jika melihat progres yang telah dicapai PT MSJ, maka kita cukup optimis ruas ini siap untuk melayani masyarakat pada pertengahan tahun 2018". Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo, menekankan bahwa sampai dengan saat ini, progres konstruksi BORR berjalan positif, bahkan cenderung melebihi target. "Kita patut berbangga, karena progres konstruksi BORR masih berjalan di trend yang positif, terlihat dari target penyelesaian yang maju lebih awal dibandingkan target semula, dengan upaya bersama, kita harapkan Jalan Tol BORR dapat segera menjadi alternatif pilihan bagi pengguna jalan di tahun 2018", ujarnya.

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations/Corcom

 

PT Marga Sarana Jabar (MSJ) pada Jumat (3 November 2017), melaksakan peresmian gardu tol tambahan dan U Turn Tanah Baru pada pukul 09.00 di U turn, Jalan Tol BORR gerbang Sentul Barat, Kelurahan Tanah Baru, Kota Bogor. Selain itu PT MSJ di saat yang sama juga menyampaikan laporan progress pembangunan jalan Tol BORR Seksi IIB. Acara peresmian dimulai dengan kata sambutan dari Hendro Atmojo, Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar dan Hendra Rachmanto, Manajer Divisi Departemen Sipil Umum (DSU) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Dalam sambutannya, Hendro menjelaskan gerbang Tol Sentul Barat bertambah sebayak 3 jalur dari sebelumnya berjumlah 12 gardu, sekarang menjadi 15 gardu. "Gerbang tol baru ini diharapkan mampu mengurai kemacetan lalu lintas terutama yang datang dari jakarta menuju kedunghalang", ungkap Hendro. Hendro menjelaskan kedepanya PT MSJ juga akan membangun juction yang menghubungkan Sentul Selatan dan Sentul Barat sehingga nantinya antara tol jagorawi dengan Tol BORR akan terhubung sejauh 1 Km lebih. Penambahan gardu juga ini dipersiapkan dalam rangka menyongsong serta mendukung elektronifikasi yang diberlakukan sejak 31 Oktober kemarin. Selain itu, pada acara yang bertepatan gathering rutin per 3 bulan bersama teman media ini diresmikan juga U Turn bersamaan dengan gardu tol baru yang diharapkan mampu membantu para pengguna jalan tol untuk berputar arah. " Jadi nantinya, jika ada pengguna jalan yang karena berbagai hal perlu berputar arah dapat melalui U Turn ", tukas Hendro Sementara itu, progress BORR sesi IIB disampaikan oleh Hendra Rachmanto, Manajer Divisi Departemen Sipil Umum (DSU) PT Wijaya Karya, Tbk. Selain bersyukur atas peresmian gardu tol dan U Turn, Hendra juga mengungkapkan kesiapannya untuk pelaksanaan pekerjaan BORR sesi III yang menghubungkan Yasmin dan Semplak, yang sekarang ini masih menunggu hasil penetapan lokasi. "Progress BORR sesi IIB sudah 62%, jika on schedule, kita akan lanjut BORR sesi III, paling lambat Mei 2018" ungkap Hendra Setelah pemotongan pita peresmian, acara dilanjutkan pada prosesi pemotongan tumpeng, penanaman pohon dan dan ditutup dengan pembacaan doa.

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations 

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar, Hendro Atmodjo tampak sedang berkomunikasi dengan Direktur Teknik & Opersasi Tita Paulina Purbasari dalam kunjungannya di pembangunan gardu serta pelebaran jalur transaksi di Gerbang Tol Sentul Barat. Dalam kesempatan ini Hendro sangat memperhatikan setiap detail material dan rambu yang digunakan dalam pelebaran serta pembangunan gardu tol baru, kelayakan serta standart yang di dominasi dengan jenis mesin GTO dengan tipe 1 Singgle dan 2 Multifungsi. Pelebaran serta penambahan gardu yang dibuka sejak tanggal 13 Oktober lalu ini bertujuan untuk melayani pengguna jalan yang melewati jalan Tol Bogor Ring Road agar bisa mempercepat waktu transaksi terutama memperuntukan sesuai dengan jenis kendaraan itu sendiri. Selain itu juga ini adalah bentuk dukungan PT Marga Sarana Jabar dalam menyambut Elektronifikasi yang akan diberlakukan 100% pada tanggal 31 Oktober mendatang. Semoga dengan dibangunnya 3 gardu ini serta pelebaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan dapat berdampak positif tentang kenyamanan pengguna jalan tol Bogor Ring Road.

 

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations

Bogor 30 September 2017, Sesuai dengan peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Nomor 16/PRT/M/2017 Tentang Transaksi Tol Non Tunai di Jalan Tol, Terhitung mulai 30 September 2017 Gerbang Tol Sentul Barat menerapkan 100 % pembayaran non tunai (non cash payment) dengan menggunakan kartu atau uang elektronik (e-money). Pemberlakuan ini lebih cepat sebulan lebih awal dari pemberlakuan e-money tol secara nasional yaitu per 31 Oktober 2017. Menurut Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Hendro Atmodjo, percerpatan pemberlakuan uang elektronik yang dilakukan oleh Tol BORR ini bertujuan agar masyarakat bisa lebih cepat mengenal serta merasakan keuntungan menggunakan uang elektronik ini karena selain mempercepat waktu transakasi, sebagian kartu juga bisa dipakai untuk transaksi non tol seperti pembelian bahan bakar hingga pembayaran belanja di toko yang ditunjuk sesuai dengan peraturan yang di tetapkan oleh pihak penyedia kartu tersebut, sehingga nanti per 31 Oktober sudah tidak ada lagi potensi chaos (kekacauan) lalu lintas karena penerapan e- money di ruas Tol BORR ini. Penggunaan kartu elektronik hingga 30 September 2017 yang menggunakan  e-money mencapai 60 persen transaksi tunai, sedangkan untuk kartu yang bisa digunakan diantaranya adalah semua jenis kartu e-money, selain penerapan non tunai yang dilakukan petugas tol juga menyiapkan pengisian Top Up yang bisa diisi digardu yang telah disediakan oleh pihak perusahaan, kisaran pengisian Top Up beragam mulai dari 10,200 hingga 500 ribu rupiah sesuai dengan keinginan si pengguna kartu uang elektronik tersebut.

 
Data Humas/Ryan DSN Public Relations
 
 

Bogor 27 September 2017, hingga minggu ke 41 (Empat Puluh Satu) Realisasi pembangunan tol BORR sudah mencapai 52,0124 % lebih cepat dari rencana yaitu 47,6443% deviasi (lebih cepat) sekitar 4,3680%. Kegiatan di minggu ke 41 tersebut  masih meliputi Pengecoran, pembesian Bore Pile, Pengecoran dan Pembesian Pier Head, serta pemasangan Box Girder. Selain pengerjaan tol BORR seksi IIB PT Marga Sarana Jabar juga tengah melakukan pembangunan pelebaran gerbang tol BORR dalam tahap perkerasan (Borrow Material,Lean concrete,Perkerasan Beton), Pembangunan kantor PJR di KM 1.800 arah kedung halang Serta pembangunan U-turn di exit tanah baru yang segera rampung. Semoga dengan terlaksananya pembangunan ini, Indonesia bisa terus berkarya dalam memajukan perekonomian sekitar serta dapat memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik.

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations/Yayat H Div Teknik

OFFICE ADDRESS

MARGA SARANA JABAR

JALAN TOL BOGOR RING ROAD

Plaza Tol Sentul Barat
Jalan Tol Lingkar Luar Bogor 16710
Telp. +6221 29259943, +6221 29255000 (hunting)
Fax. +6221 29259942
Info Tol BRR +6221 29252525
www.bogorringroad.com | @tol_borr