Jajaran Direksi PT Marga Sarana Jabar (MSJ) dan Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) berkesempatan mengunjungi Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada 19-20 Januari 2021. Kegiatan high level meeting tersebut dalam rangka mensosialisasikan pemberlakuan tarif baru dan pengoperasian Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi III A Segmen Simpang Yasmin-Simpang Semplak.Hadir dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama PT MSJ Dedi Krisnariawan Sunoto, Direktur Teknik dan Operasi PT MSJ Florysco Siahaan, Jasamarga Metropolitan Tollroad Division Head Ari Wibowo, Marketing & Communicatiorn Departement Head JMT Irra Susiyanti, dan Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna. Kunjungan diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasmin beserta jajaranya dan Walikota Bogor Bima Arya beserta jajarannya.Kunjungan diawali dengan paparan oleh Dedi Krisnariawan Sunoto tentang profil, manfaat dan peningkatan pelayanan di Jalan Tol BORR. Selain itu, Dedi juga menyampaikan rencana pemberlakuan tarif baru akibat dampak dari adanya pengoperasian Seksi III A dengan aplikasi jalan tol elevated yang membutuhkan biaya investasi besar sehingga dibutuhkan pengembalian melalui penerapan tarif yang sudah di hitung berdasarkan kemampuan pengguna jalan. “Kami telah memaksimalkan upaya-upaya dengan terus meningkatkan layanan yang telah dilakukan, seperti layanan transaksi, layanan lalu lintas, serta layanan konstruksi,” katanya.Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor pada prinsipnya siap membantu PT MSJ untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bupati Kabupaten Bogor berpesan agar pihak MSJ melakukan sosialisasi dengan memberikan detil informasi kepada masyarakat Bogor bahwa terdapat investasi baru di koridor jalan tol di wilayahnya, sedangkan Walikota Bogor berpesan agar di bawah jalan tol elevated dibuatkan tanaman guna memperindah sepanjang jalan tol tersebut.

Categories:

Tags:

2 Responses

  1. Dengan kenaikan ini menjadikannya Tol BORR termahal se Indonesia untuk warga Cimahpar dan sekitarnya karena kami harus bayar Rp14.000 untuk jarak -/+700M hanya untuk keluar masuk Jagorawi setiap harinya

    • mohon maaf atas ketidaknyamanannya, pemberlakuan tarif baru akibat dampak dari adanya pengoperasian Seksi III A dengan aplikasi jalan tol elevated yang membutuhkan biaya investasi besar sehingga dibutuhkan pengembalian melalui penerapan tarif yang sudah dihitung berdasarkan kemampuan pengguna jalan tol dan hitungan investasi yang berlaku di Kementerian PUPR. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *